SINERGIKAN PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN, KEMENKO PMK GELAR RAKOR DI RIAU

SINERGIKAN PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN, KEMENKO PMK GELAR RAKOR DI RIAU
15 Juli 2019

Jakarta (15/07) - Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK Menggelar Rapat Koordinasi Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengingat tingginya potensi karhutla menjelang puncak musim kemarau Agustus nanti, Rapat dilaksanakan di Hotel Premiere, Pekanbaru Senin Pagi.
 
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diprediksi bahwa musim kemarau tahun 2019 kan berlangsung mulai bulan Juli hingga Oktober dan lebih kering dari pada tahun sebelumnya. Seiring dengan prediksi tersebut, beberapa wilayah di indonesia seperti Jawa, Bali  dan Nusa Tenggara Barat telah mengalami kekeringan sejak dasarian II bulan Juli 2019. Selain itu, beberapa wilayah juga telah mengalami kenaikan jumlah hotspot yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan, salah satunya yang terparah adalah di Provinsi Riau. 
 
Rakor tersebut membahas berbagai upaya antisipasi yang diperlukan daerah dalam menangani bencana. Pembahasan tersebut diantaranya terkait langkah antisipasi karhutla dan aksi lapangan oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian LHK. Pembahasan terkait pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca dalam upaya pembahasan lahan sebagai antisipasi karhutla oleh Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT. Penyampaian integrasi SPM dalam penanggulangan bencana oleh Kepala Seksi Pasca Bencana Kemendagri. Pemaparan potensi bencana di Provinsi Riau oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau. Terakhir penyampaian prediksi cuaca 3 bulan kedepan untuk mengantisipasi karhutla oleh Kepala BMKG Pekanbaru. Rakor ini diikuti oleh perwakilan-perwakilan dari Bappeda Kab/Kota Se-Provinsi Riau, Polda Riau dan Korem 031/WB Pekanbaru.
 
Rakor diawali dengan sambutan dan arahan Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Dody Usoho HGS dan selanjutnya dibuka oleh Sekda Provinsi Riau, Ahmad Hijazi. Dalam sambutannya, Dody Hargo Usodo menyampaikan salah satu tujuan rakor adalah menguatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani kebakaran hutan. Dody mengingat, bahwa ancaman kebakaran hutan telah nyata sehingga koordinasi antar kementerian dan lembaga perlu dilakukan lebih awal dan intensif agar risiko bencana kebakaran hutan dapat diatasi secara maksimal. Lebih lanjut, Asdep Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Iwan Eka, menyampaikan output rakor ini adalah sinergi antara pemangku kepentingan dalam penguatan managemen penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan serta meningkatnya kesiapsiagaan dan kesinambungan penanggulangan bencana di Provinsi Riau.

Sumber :

Jadwal Kegiatan Gubernur Riau
Membuka Acara sekaligus Secara Resmi Acara HUT Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Mandah (IKAPPAMMA) Pekanbaru,
22 Nopember 2019 13:30:03
Memberikan Sambutan sekaligus Membuka Acara Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Prov. Riau Thn 2019,
22 Nopember 2019 08:00:37
Menghadiri sekaligus Memberikan Sambutan pada Acara Pelantikan Pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Riau dan Daerah Pekanbaru,
22 Nopember 2019 07:30:23
Audiensi Pengendalian TBC dengan Gubernur Riau,
22 Nopember 2019 08:30:48
Memberi Pengarahan & Membuka Secara Resmi Orientasi Pembekalan Hakim, Penitera dan Penghubung pada MTQ Tkt. Prov. Riau XXXVIII Tahun 2019,
22 Nopember 2019 20:00:03
Daftar SKPD Provinsi Riau
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Riau
https://disdikpku.org/

Biro Humas Protokol dan Kerjasama Setda Provinsi Riau